National Data Day


Rystiana Ayu Azzahra 
1401164562
MB-40-08

Tugas Resume National Data Day 




National Data Day adalah acara kompetisi, seminar dan workshop dengan tema Big Data for Big Solution yang diselenggarakan oleh HMBTI Telkom University. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 19 November 2018 di Gedung K Telkom University. NDD mengundang pembicara yang berkompeten di bidang big data and data analytics yaitu :
  1. Seminar mengundang Bapak Dr. Didi Rosiyadi, M.Kom dari Associate Researcher, Research Center LIPI yang menjelaskan materi mengenai Data Security, juga mengundang Bapak Dr. Hilman F. Pardede, S.T., MEICT dari Machine Learning Research Group Coordinator at LIPI Information Center yang menampilkan materi tentang AI Berbasis Machine Learning Perkembangan Saat Ini dan Prospek di Masa Depan.
  2. Workshop mengundang Co-Founder and Course Producer Algorit.ma yaitu Samuel Chan yang menampilkan pengetahuan tentang Introduction to R Programming for Data Science in General, juga mengundang 4 pemateri dari tim Social Computing and Big Data Researchers (Arina Nahya Nurnafia memaparkan Pattern – Identification Using Dynamic Social Network, Wachda Fadhil Rachman memaparkan Understanding Social Opinion Using Text Network Analysist, M. Fadhil Rachman memaparkan Ontology Using Text Network Analysist, M. Apriandito memaparkan Object Detection Using Convolutionel Neural Netwok to Identify Popular Fashion Product).
Workshop
  1. Pembicara pertama : Samuel Chan,Introduction to R programming for data science in general
Why do you phyton and R ?
  Python memiliki konsep desain yang bagus dan sederhana, yang berfokus pada kemudahan dalam penggunaan. Kode Python dirancang untuk mudah dibaca, dipelajari, digunakan ulang, dan dirawat. Selain itu, Python juga mendukung pemograman berorientasi objek dan pemograman fungsional.
     Python merupakan bahasa multifungsi. Dengan python Anda bisa melakukan berbagai hal mulai dari memproses teks, membuat website, membuat program jaringan, robotika, data mining, sampai dengan kecerdasan buatan. Dengan python Anda bisa membuat aplikasi berbasis desktop maupun berbasis smartphone.

            What is the best way to learn data scientist ?
            Career Move : Practical steps
1.    Say you want to land a job at Airbnb, read anything you want about being emplyoed at Airbnb
2.    Develop fluency and familiarity in the skills and tools
3.    Get mentorship and immerse yourself in the community

For example, search about “How R helps Airbnb make the most of its data”
At Airbnb, R has been amongst the most popular tools for doing data science in many different contexts, including generating product insights, interpreting experiments, and building predictive models. In a recent survey of the Airbnb team, 73% of Data Scientists and Analysts rated themselves as closer to “Expert” than “Beginner” in using R, and 58% regularly use R as a language for data analysis. Airbnb supports R usage by creating internal R tools and by creating a community of R users. At the end of the post, the authors provide some specific advice for practitioners who wish to incorporate R into their day-to-day workflow.

        2. Arina Nahya as SCBD Researcher
            Pattern identification using dynamic social network
            Research background :
      -       active mobile social ussers 3.179 billion with 42% penetration
      -       Explosion of UGC = beberapa konten yang diunggah di social media
Based on research, orang orang diseluruh dunia sebelum mereka melakukan purchase, mereka ngecek di internet terhadap review orang2 
              Research design and Methodology
        -       Menggunakan phyton dan di import ke json
        -       Mengupdate dari SNA menjadi DNA karena dapat dilihat dinamika nya
        3. Muhammad Fadhli Rachman As SCBD Researcher
            Ontology modelling approach for personality measurement based  on social media activity
            Untuk mengukur kepribadian, ada penelitian mengatakan bahwa tulisan dan linguistik dapat mengecek personality seseorang. Dan hasilnya adalah normative answer
            Model ini dibuat untuk mencegah bayes. 
            Research Question
            1. How to build ontology model to measure personality
            2. How to build ontology model based on words that is written in bahasa

            Big five personality traits
            1.Opennes
            2. Conscientiousness
            3. Extraversion
            4. Agreeablenes
            5. Neuroticism

            Experiment process
            Twitter conversational data (R Studio) > Pre Processing  (R-Studio) > Word Collection > Ontology 



         4. Wachda Yuniar Rochmah as SCBD Researcher
             Understanding Public Opinion towards New Sharing Economy Business Model using Text Network Analysis 
               Research Background
    1. Sharing economy > benefits its stakeholders, ex : airbnb empowers many people around the world.
    2. User Generated Context > public opinion on social media towards new bussiness model.
                Methodology
    1. Data collection using twitter streaming
    2. Word co-occurance analysis using Wordij ( untuk mendapatkan pasangan kata dari frekuensi kata tersebut)
    3. Setelah mendapatkan pasangan kata, melakukan text network visualization menggunakan Gephi
    4. Salah satu result nya adalah President Donald Trump menyewakan towernya kepada Airbnb
            Solusi :
                     Melihat hubungan suku kata lain dengan kata lainnya yang memiliki hubungan yang sangat kuat.

        5. M. Apriandito as SCBD Researcher
            Object detection using convolutional neural network to identify popular fashion product
      ●  Data yang ada di internet, ga semuanya data structure. Namun juga ada unstructured data. Salah satu contoh unstructured data yang banyak digunakan adalah instagram. Ada sebanyak 60 million foto yang di upload di instagram setiap harinya.
      ●  Convolutional Neural Network  > tipe algoritma deep learning untuk mengklasifikasikan data dari gambar, video, text, sound.

           Research Framework
           Data gathering > dengan menggunakan 3 sample kota di indonesia yaitu Jayapura, Bali, Jakarta
           Data Filtering >
           Model building > akan tertera berapa persen yang terdeteksi, misalkan kacamata ada 99%
           Mengukur akurasi, sensitivity, specificity, precision

           Yang diukur adalah penggunakan kacamata, hijab, dan topi.
           Future research : mendeteksi seluruh fashion product yang digunakan oleh orang-orang mengembangkan di lebih banyak kota tidak hanya 3 sample kota saja.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Recent Development Of Mobile Technology